2 Tipe Dasar Metode Pembelajaran Elearning

dq12

Setiap tipe dasar metode pembelajaran elearning memiliki kelebihannya sendiri dimana sistem yang berbeda akan bekerja dengan efektif pada situasi yang berbeda.

Sistem pembelajaran yang menggunakan internet merupakan sistem pembelajaran yang umum dikenal dengan nama e-learning/elearning atau elektronic learning. Sistem pembelajaran ini memungkinkan trainer dan trainee untuk bisa berkomunikasi tanpa harus bertatap muka secara langsung. Keberadaan elearning memungkinkan seseorang untuk terus belajar tanpa adanya batasan jarak dan waktu.

Secara umum, ada 2 tipe dasar metode pembelajaran elearning, dimana keduanya mempergunakan jaringan internet sebagai media komunikasi antara trainer dan trainee. Dua tipe dasar tersebut adalah:

1. Sistem pembelajaran sinkron

Sistem pembelajaran ini sering merupakan sistem belajar elearning secara langsung atau real time. Pada proses ini, sang trainer dan trainee akan berkomunikasi secara langsung via internet baik dengan chatting ataupun via video seperti Skype atau Google Hangout. Ada berbagai kelebihan dari sistem pembelajaran ini yaitu kemampuan untuk melakukan monitoring secara terus menerus serta sistem atau metode belajar yang bisa dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan murid yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

2. Sistem pembelajaran asinkron

Sistem pembelajaran ini merupakan sistem pembelajaran secara tidak langsung. Sistem ini memungkinkan para trainee untuk belajar sesuai dengan tingkat kebutuhan mereka sendiri dan disesuaikan dengan jadwal kosong mereka, tanpa harus berkomunikasi secara langsung dengan trainer mereka. Sistem pembelajaran yang juga dikenal dengan nama web based training atau training berbasis web memungkinkan setiap orang untuk belajar kapanpun dan dimanapun mereka membutuhkannya tanpa harus terikat pada waktu tertentu.

Setiap tipe dasar metode pembelajaran elearning memiliki kelebihannya sendiri dimana sistem yang berbeda akan bekerja dengan efektif pada situasi yang berbeda. Sebagai contoh, materi training manajemen yang tidak terspesialisasi untuk hal-hal khusus sangat cocok menggunakan sistem pembelajaran asinkronisasi atau pembelajaran secara tidak langsung. Sementare itu, untuk materi training lain seperti materi bahasa asing, maka sistem pembelajaran sinkron akan jauh lebih efektif karena sang trainee bisa langsung berkomunikasi dengan sang trainer dan apabila ada hal-hal yang perlu dikoreksi, maka sang trainer bisa melakukannya secara langsung.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo-dq-001

Copyright © 2020 Dataquest Leverage Indonesia. All Rights Reserved.